Final All-Indonesia dan Drama 3 Match Point: Indonesia Borong Dua Gelar Juara Dunia Junior 2026
Indonesia memborong dua gelar di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026: Radithya Bayu Wardhana memenangi final tunggal putra sesama Indonesia, dan Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti menjuarai ganda campuran lewat drama tiga match point melawan China.
Serayupos.com – Halo, para pencinta bulu tangkis! Pagi ini Indonesia bangun dengan kabar yang membuat dada membusung: dua gelar juara dunia junior berhasil diborong Merah Putih di Kairo, Mesir. Pada Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026, tunggal putra menghadirkan final sesama Indonesia yang bersejarah, sementara ganda campuran menutup malam lewat drama comeback yang menegangkan.
Laga final digelar Sabtu malam (17/10/2026) waktu setempat di Cairo International Stadium. Radithya Bayu Wardhana merebut gelar tunggal putra setelah menaklukkan rekan senegaranya, Fardhan Rainanda Joe. Tak lama kemudian, pasangan Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti menjuarai ganda campuran usai menyelamatkan tiga match point dari wakil China.
Final Tunggal Putra Sesama Indonesia, Pertama dalam Sejarah
Partai tunggal putra mempertemukan Radithya Bayu Wardhana dan Fardhan Rainanda Joe. Inilah untuk pertama kalinya dalam sejarah Kejuaraan Dunia Junior, dua pemain Indonesia saling berhadapan di final nomor tunggal putra — sebuah pencapaian yang dengan sendirinya sudah menjamin satu gelar untuk Merah Putih.
Radithya akhirnya keluar sebagai pemenang lewat rubber game 15-9, 11-15, 15-8. Kemenangan itu menghadirkan Eye Level Cup ke Indonesia, gelar tunggal putra kedua sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang ini setelah Alwi Farhan yang mengangkat trofi yang sama pada 2023.
Perjalanan kedua finalis menuju partai puncak sama-sama melewati lawan berat. Fardhan melaju setelah menumbangkan unggulan pertama, Mady Sow dari Prancis, di semifinal. Radithya menyingkirkan Jagsher Singh Khangurra dari India. Dua pemain dari dua benua berbeda — dan keduanya dikalahkan anak-anak Indonesia.
Drama Tiga Match Point di Ganda Campuran
Cerita paling mendebarkan malam itu datang dari nomor ganda campuran. Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti berhadapan dengan pasangan China, Feng Yi Lang/Li Meng Han, dalam laga tiga gim yang berakhir 17-15, 8-15, 16-14.