Serayupos.com – Kabar menggembirakan datang dari Italia untuk para penggemar balap motor Tanah Air. Muhammad Kiandra Ramadhipa mengamankan pole position pada sesi kualifikasi kedua (Q2) putaran final FIM JuniorGP Moto3 2026 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Sabtu (17/10/2026). Ini menjadi start terdepan yang sangat berharga bagi pebalap muda Indonesia itu menjelang dua balapan penutup musim yang digelar hari ini.

Pebalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) yang memperkuat Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu mencatat waktu 1 menit 41,430 detik dengan motor Honda NSF250RW. Catatan tersebut unggul 0,047 detik dari Giulio Pugliese (Aspar CFMoto KTM) yang harus puas menempati posisi start kedua. Selisih kurang dari sepersepuluh detik itu menegaskan betapa ketatnya perebutan posisi terdepan di kelas Moto3.

Konsisten Sepanjang Sesi Latihan

Pole position Ramadhipa bukan hasil keberuntungan semata. Sejak sesi latihan bebas, pemuda asal Sleman, Yogyakarta itu sudah menunjukkan kecepatan yang menjanjikan. Ia menempati posisi kedua pada FP1 dan kembali finis kedua pada FP2. Pada sesi Practice, Ramadhipa memang hanya menempati urutan kesembilan, tetapi catatan waktunya sudah cukup untuk mengantarnya langsung ke Q2 tanpa harus melalui Q1.

Konsistensi menembus tiga besar di sesi-sesi awal menjadi sinyal kuat bahwa kecepatan Ramadhipa di Misano bukan kebetulan. Ketika sesi penentuan tiba, ia mampu mengeluarkan lap terbaiknya pada momen yang tepat. Kemampuan memaksimalkan satu lap cepat inilah yang kerap menjadi pembeda antara pebalap bagus dan pebalap yang benar-benar siap bertarung di barisan depan.

Modal Berharga dari Aragón

Kepercayaan diri Ramadhipa menjelang final didongkrak penampilan apiknya pada seri sebelumnya di MotorLand Aragón, Spanyol, 27 September 2026. Pada Race 1 ia finis di posisi kedua setelah terlibat duel sengit hingga garis finis melawan Carlos Cano. Pada Race 2, ia menuntaskan balapan di urutan keempat. Hasil itu membuktikan Ramadhipa punya dua modal sekaligus: kecepatan satu lap dan naluri bertarung wheel-to-wheel dalam situasi balapan sesungguhnya.

Menjelang putaran penutup di Misano, Ramadhipa menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 113 poin. Ia terpaut 23 poin dari penghuni peringkat ketiga. Dengan dua balapan tersisa, peluang memperbaiki posisi di klasemen akhir masih terbuka lebar, terlebih bila ia mampu mengonversi pole position menjadi hasil maksimal pada hari balapan.