Brigjen TNI Andi Gunawan Tutup Usia, Putra Bungsu Jenderal Edi Sudrajat
Brigjen TNI Andi Gunawan, S.I.P., Kapuspimjemenhan BPSDM Pertahanan Kemhan dan putra bungsu Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat, meninggal dunia pada 17 Oktober 2026 di usia 53 tahun.
Serayupos.com – JAKARTA — Kabar duka datang dari Kementerian Pertahanan. Brigadir Jenderal TNI Andi Gunawan, S.I.P., Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Manajemen Pertahanan (Kapuspimjemenhan) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan Kemhan, meninggal dunia pada Sabtu (17/10/2026) di RS Brawijaya, Jakarta Selatan. Ia berpulang di usia 53 tahun.
Kabar duka itu dibagikan sejumlah akun Instagram, antara lain @bpsdmpertahanan_kemhan, @akabri_1995_bimacakti, dan @singgamata. Hingga berita ini ditulis, penyebab wafatnya belum diumumkan secara resmi.
Andi Gunawan merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1995 dari kecabangan infanteri dengan kualifikasi Komando (Kopassus). Rekan-rekan seangkatannya biasa memanggilnya Kang Andi. Ia berpulang di usia 53 tahun, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI Angkatan Darat dan Kementerian Pertahanan.
Jejak karier: dari Poso hingga Kemhan
Karier militer Andi Gunawan ditempa di berbagai penugasan lapangan. Selepas lulus Akmil, ia bertugas di Yonif Linud 328/Dirgahayu sebagai komandan pleton (1996) lalu komandan kompi (1998), kemudian di Yonif Linud 305 Karawang pada 1999–2004.
Ia terjun langsung memimpin pasukan di wilayah rawan konflik: operasi pengamanan perbatasan Papua pada 2000, Operasi Pemulihan Keamanan Poso pada 2002 selama dua tahun, serta operasi militer di Aceh.
Setelah itu kariernya menanjak lewat berbagai jabatan komando dan staf: Kasiops Divisi Infanteri II Kostrad (2011), Komandan Yonif Linud 330/Tri Dharma Kostrad (2012–2013), Dandim 0909/Sangatta (2013–2014), staf kerja sama militer internasional Mabes TNI AD (2014–2015), Kapendam VI/Mulawarman (2015–2016), Asisten Operasi Kasdam VI/Mulawarman (2016–2017), Wakil Komandan Rindam Jaya (2017), hingga staf ahli Pangdam Jaya (2018–2025).
Pada Februari 2025 ia dipercaya sebagai Perwira Sahli Tingkat II bidang Kumham dan Narkoba Staf Ahli Panglima TNI, dan sejak 8 Juni 2026 menjabat Kapuspimjemenhan BPSDM Pertahanan Kemhan. Di posisi terakhirnya, ia memimpin pusat pengembangan dan pembinaan manajemen pertahanan untuk mencetak kader pemimpin pertahanan negara yang berintegritas.