Dua Gol dan Satu Kekhawatiran: Brace Haaland Menangkan City atas Ipswich 3-2
Erling Haaland mencetak brace dalam kemenangan 3-2 Manchester City atas Ipswich Town, tetapi tertatih-tatih keluar lapangan saat peluit akhir dan memicu kekhawatiran cedera.
Serayupos.com – MANCHESTER — Erling Haaland mencetak dua gol untuk membawa Manchester City menaklukkan Ipswich Town 3-2 di Stadion Etihad, Sabtu (17/10/2026) malam WIB. Kemenangan itu menjaga start sempurna City: tujuh laga, tujuh kemenangan di Liga Inggris. Tetapi malam indah di Manchester diwarnai satu kabar buruk — Haaland tertatih-tatih meninggalkan lapangan tepat saat peluit panjang berbunyi.
Penyerang Norwegia itu tampak menahan sakit setelah melakukan satu upaya mencetak gol di menit-menit akhir. Ia terlihat kesakitan lalu berjalan terpincang-pincang menuju tepi lapangan. Dari 60.817 penonton yang memenuhi Etihad, tak satu pun masih memikirkan tiga poin. Semua mata tertuju pada kaki sang bintang.
Pertukaran Gol Kilat di Babak Pertama
City membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-19. Umpan silang Jeremy Doku disambar Phil Foden menjadi gol — gol pertama Foden sejak kembali memperkuat tim usai menjalani skorsing kartu merah. Etihad bergemuruh.
Tetapi keunggulan itu hanya bertahan dua menit. Ipswich yang datang dengan berani langsung membalas: Abdoul Ouattara mengirim umpan matang yang diselesaikan Daizen Maeda dengan tenang pada menit ke-21. Skor 1-1, dan tim promosi itu membuktikan mereka bukan sekadar datang untuk bertahan.
Di sinilah Haaland mengambil alih pertandingan. Menit ke-34, ia menyundul bola dengan keras menyambut umpan silang untuk mengembalikan keunggulan City. Usai turun minum, pada menit ke-69, ia menyelesaikan serangan dengan tendangan tenang yang tak mampu dijangkau kiper Ipswich. Skor berubah 3-1, dan kemenangan sepertinya sudah aman di tangan.
Drama di Pengujung Laga
Haaland nyaris mencetak hat-trick. Pada menit ke-85, umpan Enzo Fernandez ia konversi menjadi gol ketiga — tetapi VAR menganulirnya karena offside. Keputusan itu tipis, tetapi tepat, dan menunda perayaan penyerang 26 tahun itu.
Tinggalkan Balasan